Asy-Syaikh Al-Utsaimin Rohimahulloh

June 2, 2009

Dia adalah Syaikh Muhammad bin Sholih bin Muhammad Al-Utsaimin Al-Wuhaibi At-Tamimi. Salah seorang anggota Hai’ah Kibarul Ulama di Kerajaan Saudi Arabia. Dosen di cabang Universitas Al-Imam Muhammad Ibnu Sa’ud Al-Islamiyah di Qoshim. Imam dan Khotib di masjid besar kota Unaizah. Dia dilahirkan di Unaizah, tanggal 27 Romadhon 1347 Hijriyah.

Syaikh Muhammad bin Ibrohim Syaqroh hafizhahulloh berkata tentangnya, “Tidak pernah terdengar dari Ibnu Utsaimin rohimahulloh bahwa dia suka keluar dari Jazirah Arab dan mengunjungi daerah lain. Disebutkan darinya bahwa yang paling berhak akan ilmunya adalah penduduk negerinya sendiri. Pernyataan ini benar dan tidak seorangpun yang membantahnya dan tidak ada alasan yang lebih tepat dari itu. Ada sebuah riwayat yang shohih dari Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam tentang nafkah, dia bersabda:

“Mulailah dengan dirimu. Bersedekahlah untuknya. Jika berlebih, untuk keluargamu. Jika untuk keluargamu berlebih, untuk kerabatmu. Jika untuk kerabatmu berlebih, untuk seterusnya dan seterusnya…” (Al-Irwa’, 833; Musykilatul Faqri, I/51; Ma’a Robbaniyin Ar-Rohalin, 18)

Walid Al-Husain hafizhahulloh –salah seorang muridnya- menulis riwayat hidup Asy-Syaikh dengan ringkas, disebutkan:

Read the rest of this entry »


Asy-Syaikh Bin Baaz Rohimahulloh

April 4, 2009

Dia adalah seorang imam, faqih, da’i besar, Abdul Aziz bin Abdulloh bin Abdurrohman Alu Baaz yang lahir di kota Riyadh pada tahun 1330 Hijriyah.

Dia mulai belajar dan menggali ilmu sejak kecil. Menghafal Al-Qur’an sebelum baligh. Dia belajar ilmu syariat dan bahasa Arab sejak masa kanak-kanak. Dia rajin dalam menuntut ilmu, sangat rajin, antusias, dan tidak pernah kendur semangatnya. Dia tidak pernah merasa bosan dan putus asa. Dia memerangi kesyirikan dalam bentuk apapun. Ber-amar ma’ruf nahi munkar. Dia adalah cerminan seorang da’i yang menyeru manusia kepada agama Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Dr. Nashir bin Musfir Az-Zahroni menyebutkan dalam kitabnya Imam Hadzal Ashr sekilas tentang Asy-Syaikh bin Baaz Rohimahulloh dalam tulisannya, dia berkata, “Syaikh Abdul Aziz bin Baaz suatu ketika bersedia menceritakan dengan mengimlakan tentang kehidupannya. Kemudian, aku membacakannya kembali di hadapannya dan dia membenarkannya.

Dia berkata, ‘Aku bernama Abdul Aziz bin Abdulloh bin Abdurrohman bin Muhammad bin Abdulloh Alu Baaz. Aku dilahirkan di kota Riyadh, bulan Dzulhijjah tahun 1330 Hijriyah. Pada mulanya aku bisa melihat, kemudian aku menderita sakit di mataku pada tahun 1346 Hijriyah, lalu pandanganku mulai kabur disebabkan sakit itu. Aku memohon kepada Alloh Jalla wa ‘Ala agar menggantinya dengan ilmu di dunia dan balasan yang baik di akhirat, sebagaimana yang Ia janjikan melalui lisan Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wasallam. Aku juga memohon kehidupan yang terpuji di dunia dan akhirat.

Read the rest of this entry »


Asy-Syaikh Al-Albani Rohimahulloh

January 21, 2009

Dia bernama Nashiruddin bin Nuh Najati bin Adam. Penambahan namanya dengan “Muhammad” karena nama yang sebenarnya ada sedikit berbau penyucian. Kunyahnya Abu Abdurrohman. Dia lebih dikenal dengan Al-Albani, yang dinisbatkan kepada Albania, salah satu negara Islam di Balkan.

Kelahiran

Dia lahir di kota Asyqurdaroh, ibukota negara Albania, pada tahun 1333 H, bertepatan dengan tahun 1914 M. Dia hijrah dengan orang tuanya ke Damaskus ketika berumur 9 tahun dan dia besar di sana.

Pendidikan dan Gurunya

Dia besar di Damaskus dan belajar di bangku ibtidaiyah. Kemudian, ayahnya menarik dia dari pendidikan formal dan mendidiknya secara langsung. Dia belajar Al-Qur’an dan fikih Hanafi kepada ayahnya. Kemudian, dia merasa kurang dengan apa yang ia pelajari dari ayahnya dan Syaikh Sa’id Al-Burhani. Kemudian, ia belajar kepada Syaikh Muhammad Roghib Ath-Thobbakh dan buku pegangannya Watsiqotul Anwar Al-Jaliyyah fi Mukhtashor Al-Atsbat Al-Halabiyah dan dia memberikan pengukuhan kepada Syaikh Al-Albani dalam ilmu hadits.

Syaikh Al-Albani Rohimahulloh punya perhatian besar dalam masalah ini. Dia mempersiapkan diri. Ketika berumur 20 tahun dia banyak terpengaruh dengan pembahasan-pembahasan yang dimuat di majalah Al-Manar milik Syaikh Muhammad Rosyid Ridho hingga dia menjadi imam Ahli Sunnah wal Jama’ah pada zaman ini dan dianggap sebagai pilar ahli hadits pada masanya.

Read the rest of this entry »