Indonesia, Gempa Tiada Henti

October 28, 2009

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Alloh memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).”
(Asy-Syuuro: 30)


Deretan gempa-gempa besar yang terjadi akhir-akhir ini, yakni gempa Padang, Sumatra Barat 7,6 SR, gempa Tasikmalaya 7,3 SR, gempa Jambi 7,0 SR, gempa Banten 6,4 SR, gempa Saumlaki, Maluku 7,3 SR, gempa Waingapu, NTT 6,1 SR, gempa Mentawai, Sumbar 5,0 SR, dan yang terakhir, sampai artikel ini ditulis, adalah gempa Bitung, Sulawesi Utara 5,1 SR. Allohu Akbar! Sungguh Alloh itu memang Maha Besar. Alloh juga Maha Kuasa. Apa yang dikehendaki-Nya pasti terjadi. Kita tentu percaya, tidak ada yang diciptakan oleh Alloh di dunia ini yang sia-sia. Semua pasti ada hikmahnya.

Bencana alam berupa gempa yang bertubi-tubi ini seharusnya cukup menjadi peringatan bagi kita agar kita banyak-banyak beristighfar, bertaubat atas semua dosa-dosa dan kesalahan yang pernah kita lakukan. Semestinya dengan adanya musibah gempa ini menyadarkan kita betapa lemahnya kita di hadapan kuasa-Nya.

Melalui tulisan ini, penulis mengajak pembaca sekalian untuk segera introspeksi diri, dan marilah kita kembalikan urusan ini pada Alloh. Mari merenung sejenak, wahai Pembaca, tentang apa yang sudah kita lakukan di bumi Indonesia ini…

Read the rest of this entry »


Ada Dosa di Balik Gempa

October 5, 2009

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Alloh merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (Ar-Ruum: 41)


Untuk yang kesekian kalinya bangsa Indonesia ditimpa musibah bernama gempa. Gempa yang kabarnya mengguncang Padang, Sumatra Barat ini tentu amat layak menjadi perhatian kita bersama seluruh kaum Muslimin. Dalam menyikapi musibah ini hendaknya kita saling berlomba-lomba mengulurkan bantuan dan mengerahkan apa yang kita mampu kepada mereka saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Doa kita untuk mereka, semoga Alloh menurunkan kepada mereka ketenangan, ketentraman, dan kesabaran, serta memberikan nikmat berupa taubat yang sebenar-benarnya, keistiqomahan di atas al-Haq, dan waspada dari sebab-sebab yang bisa mendatangkan adzab-Nya yang pedih.

Pembaca rohimakumulloh, kita amat percaya bahwa “Gempa Sumatra” ini bisa terjadi karena kehendak Alloh Subhanahu wa Ta’ala, bukan semata karena sebab alami. Gempa ini adalah teguran sekaligus ujian dari Alloh. Alloh Subhanahu wa Ta’ala menegur Sumatra dengan musibah gempa ini tentu ada sebabnya. Kita yakin, pasti ada dosa di balik gempa berkekuatan 7.6 SR ini.

Marilah sejenak kita menengok ke masa lalu.

Read the rest of this entry »


Tahun Baru Hijriyah, Buat Apa Dirayakan?

December 29, 2008

Hari ini, 29 Desember 2008, bertepatan pada tanggal 1 Muharrom. Kita telah memasuki tahun baru 1430 H. Sebagai seorang muslim sudah selayaknya kita berbangga terhadap penanggalan Islam ini, penanggalan hijriyah. Namun, jangan sampai kebanggaan kita ini membuat kita terjerumus pada hal-hal yang tidak disyariatkan, yaitu sikap berlebihan dalam menyambut tahun baru hijriyah.

Telah kita pahami bersama bahwa Islam hanya mengenal dua hari raya, yaitu Idul Adha dan Idul Fitri. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: Dari Anas rodhiallohu ‘anhu berkata, “Ketika Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wasallam datang ke Madinah penduduknya memiliki dua hari yang selalu digunakan untuk bermain dan bersendau gurau di dalamnya. Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wasallam bertanya, “Dua hari apakah ini?” Mereka menjawab, “Di jaman jahiliyah kami terbiasa bermain-main di dalamnya.” Maka Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Alloh Ta’ala telah menggantikan bagi kalian dengan hari yang lebih baik dari keduanya, yakni Idul Adha dan Idul Fitri. [HR. Abu Dawud dan Ahmad]

Read the rest of this entry »